21.1 C
Indonesia
Kamis, April 23, 2026

Miris, Hanya 5 Peternakan yang kantongi Perizinan,Wabup Banyuasin Akan Tutup/Gembok Kandang

Must read

Banyuasin,orbitnews.co.id- Miris, ucapan yang tepat pertama yang patut diucapkan terhadap terkait  kondisi izin peternakan ayam di Kecamatan Talang Kelapa dan Sembawa, pasalnya dari sekian banyak usaha peternakan ayam, baik petelur maupun pedaging hanya 5 (lima) yang tercatat memiliki izin resmi dari pemerintah Kabupaten Banyuasin

padahal Banyuasin tercatat sebagai penghasil telur dan ayam Nomor 1 di Sumatera Selatan. Hal tersebut terungkap pada saat sosialiasi izin usha peternak ayam pedaging dan petelur oleh wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Sumosuntono di Aula Kecamatan Talang Kelapa pada, Jum`at (21/1/2022).

Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Sumosuntono mengungkapkan, agar para peternak yang ada segera memiliki izin dari pemkab Banyuasin dan bagi para peternak yang NPWP nya tercatat di Kota Madya Palembang agar segera memindahkan atau membuat cabang NPWP nya di Banyuasin.

Dari Hasil pajak-pajak tersebut dipergunakan lagi untuk kepentingan masyarakat di Banyuasin, seperti bangun jalan dan sebagainya”, jelas Wabup yang akrab di sapa dengan  nama Pakde Slamet ini.
Tidak hanya itu, Pakde Slamet juga mengintruksikan agar para utusan pengusaha peternak yang hadir pada hari ini, agar saat ini juga menelpon owner-owner mereka.

“Agar terjadi kesepakatan, jika tidak mau, saya tidak segan-segan menutup usaha tersebut”, ungkap Pakde Slamet, di tengah para utusan pengusaha peternak ayam petelur dan pedaging yang hanya sebagian kecil hadir pada sosialisasi tersebut.

Pada kesempatan itu, Pakde juga mengingkatkan jika nantinya tim dari Pemkab Banyuasin turun ke lapangan untuk mengecek lokasi peternakan, agar diterima dan dibukakkan pintu, “tidak ada lagi istilah  bosnya lagi diluar, jaman sekarang ini sudah canggih”, ucap Pakde dengan nada kesal.

“Saya menyampaikan, bahwa sudah sekian tahun para peternak ayam petelur dan pedaging ini tidak ada kontribusi untuk Pemkab Banyuasin, makanya pada hari ini kita ajak bicara. Menurut saya, mereka bayar pajaknya di kota Palembang, karena NPWP nya ada di Palembang, jadi mereka harus membuat NPWP Cabang di Banyuasin”, ucap Pakde Slamet didampingi Camat Talang Kelapa dan Sembawa dan Instansi terkait lainnya.

Pakde menambahkan juga, agar para Lurah dan Camat segera mendata para peternak ini, minggu depan kita akan turun lagi, di Banyuasin ini di atas 250 kandang yang tersebar”, ucapnya.

Pakde menekankan, bagi para pengusaha yang membandel akan ditutup /digembok kandangya “seperti yang suda dilakukan oleh dinas terkait terhadap usaha walet di Betung”, jelas Pakde. (AL)

About Post Author

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article