21.1 C
Indonesia
Minggu, April 26, 2026

Terkait Alat bunuh virus Berharga Hingga Jutaan, Diduga Oknum Aroma Berbau Bisnis Di Disdik Banyuasin

Must read

Banyuasin, Orbitnews.co.id -Dalam halnya melanda dunia wabah menahun covid 19 yang belum pupus virus corona bagi masyarakat telah dilakukan Vaksinasi yang berlanjut disekolah dasar dan adanya berkaitan alat kesehatan bunuh virus di pendidikan sekolah dasar talang kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan . Jum’at (04/03/23)

Terkait adanya alat kesehatan pembunuh virus yang berawal keluhan narasumber (nr) warga pihak sekolah nama serta sekolahnya tidak mau di sebutkan ini, ketika sampaikan pada awak media tentang alat kesehatan bunuh virus ini mereka yang katakan dan selalu datang tawarkan saat seluruh kapsek ada kegiatan rapat disekolah maupun korwil, dirasakan tidak terlalu dibutuhkan manfaatnya yang dugaan juga dianjurkan oknum orang dinas dan pastinya jelas rata-rata sekolah talang kelapa semuanya beli serta juga dibayar secara bertahap dianggarkan dari dana Biaya Operasioal Sekolah (BOS) selama satu tahun,.ungkapnya

Sama halnya yang dihimpun awak media dari beberapa keterangan sebagai narasumber (As) salah satunya pihak sekolah yang sekolah dan namanya tidak mau disebutkan juga ini sampaikan pemerintah sudah keluarkan dana vaksin yang besar dan untuk apa murid divaksin karena itu menurutnya sangat kurang bermanfaat apa lagi sekolah dibebankan gunakan dana (Bos) padahal masih banyak kebutuhan sekolah yang lebih bermanfaat seperti kurang kursi,papan tulis rusak,tempat cuci tangan dan lainnya

“Kembali lanjutnya yang dianjurkan setiap sekolah hanya berapa sekolah saja tidak beli alat kesehatan bunuh virus tersebut termasuk sekolah kita oleh sebab itu melalui via telpon oknum orang dinas pertanyakan dan diduga juga ada sejenis berbau bisnis oknum mengarahkan Setiap Sekolah Dasar mengondisikan alat yang berharga jutaan, coba cek saja di google harganya berapa tidak sebegitu besar. Katanya dia

“Saat dikonfirmasi awak media terkait hal itu Aminudin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin mengatakan sekolah dibanyuasin kurang lebih 488 tergantung kebutuhan sekolah yang mengetahui Kepalak sekolah kalau tidak ada manfaatnya kenapa di beli serta anggarkan dan untuk produk sosialisasi kesekolah itu hak mereka kita tidak bisa melarang

tapi masalah diperlukan apa tidak sekolah yang mengetahui kebutuhan sekolah kalau masukan anggaran bisa di belanjakan silakan,dan kalau dari dinas tidak ada yang dianjurkan atau intervensi masalah dana bos kembali di sekolah dan memang pada saat covid Ada anggaran untuk cuci tangan dan sebagainya.ucapnya mantan camat ditalang kelapa ini.(R/Alek)

About Post Author

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article