Banyuasin, orbitnews.co.id – Terkait Adanya mosi tidak percaya dari anggota DPRD Banyuasin, Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan,SH mengatakan bahwa hal itu biasa terjadi, tidak ada masalah lagi sekarang. Kamis (15/09/22)
Biasa itu terjadi, perbedaan pandangan serta prinsip dan di DPR inikan banyak partai, jadi masalahnya tidak ada yang melanggar kode etik dan hal yang prinsip seperti perbuatan amoral, tidak masuk kerja dan melenceng dari tugas dan fungsinya sebagai pimpinan dewan
Menurut Irian jika situasi dilingkungan kerja DPRD Banyuasin sampai saat ini masih dalam kondusif dan tidak ada perpecahan antara pimpinan dewan dengan anggota DPRD lainnya.
“Semua kegiatan dewan berjalan dengan baik, bahkan anggota dewan diberikan waktu yang panjang setiap ada Banmus, dan dari rapat banmus saya yang pimpin semuanya menerima keputusan,”kupasnya.
Hanya diakuinya dalam pembahasan APBD tahun Anggaran 2023 lalu memang ada usulan para anggota dewan dengan TAPD Pemkab Banyuasin yang tidak terpenuhi.
“Kita melihat bahwa anggaran di Banyuasin sekarang sedang defisit, dan permintaan anggota dewan , Bupati tidak bisa memenuhi permintaan itu, tapi saya sudah berupaya untuk memperjuangkan jumlahnya bertambah dari semula,”ujarnya.
Namun jika dibandingkan dengan anggota DPRD yang periode lama jumlah usulan program dewan sudah bertambah.
“Kondisi keuangan kita saat ini harus dimaklumi, tidak memungkinkan untuk bertambah lagi,”tegasnya.
(RED/Al)




