21.2 C
Indonesia
Minggu, Mei 3, 2026

Diduga Pihak Vendor (MBG) Serta Sekolah Tak Transparan Siswa SDN 32 Talang Kelapa Tidak Masuk Dapodik

Must read

Banyausin,Orbitnews.co.id- Program makan bergizi gratis (MBG) yang telah dicetuskan pada masa pemerintah bapak presiden Prabowo Subianto dan tujuan program yang dirancang untuk membangun sumber daya unggul, mengurangi malnutrisi dan stunting yang meningkatkan kesehatan masyarakat, dan juga bagi peserta didik khususnya di daerah kabupaten Banyuasin Sumatra selatan. Rabu (25-06-2025)

Anggaran untuk program ini dari APBN 2025 dengan pemerintah alokasi awal Rp.71 trilliun, dan adapun kemudian di tambah Rp.100 trilliun hingga totalnya menjadi Rp.171 trilliun, sasaran untuk anak – anak sekolah dari paud hingga SMA sederajat, balita, ibu hamil dan menyusui.

“Berdasarkan hasil dari temuan serta pantauan tim awak media di lapangan layaknya fungsional sebagai sistim kontrol sedang bertugas terasa aneh,” sesalkan yang di lakukan pihak sekolah SDN 32 talang kelapa seakan menghalang -halangi yang tidak izinkan jurnalis ambil foto serta vidio bagi makan bergizi gratis (mbg) untuk anak peserta didik di sekolah tersebut.

kenapa tidak,” ada apa,? suatu Program (mbg) Pihak sekolah salah satu (oknum) guru yang melarang jurnalis ambil foto atau vidio dan juga dugaan atas perintah kepala sekolah, yang mana bahwa menurutnya harus terlebih dahulu harus melapor pada kepsek, dan oleh sebab itu telah melanggar UUD nomer 40 tahun 1999 tentang informasi publik.

Tentunya hal itu sangat kita di butuhkan peran besar pihak- pihak terkait dalam hal ini juga mengharapkan dari pihak aparat penegak hukum (Aph) agar bisa berikan sangsi dapat bertindak tegas

“Daryanto masih yang menjabat sebagai pelaksana tugas (PLT) kepsek SDN 32 talang kelapa saat di jumpai kantor sekolah mengatakan bahwa menurutnya itu hanya salah paham saja ke pada awak media, dan biar akan saya perjelas lagi, seandainya korwil serta diknas tidak ketahui program ini tidak masuk diakal,!” yang suatu program presiden Prabowo dan sebab itu dari atas ke bawah bukan bawah ke atas mungkin diknas tidak tahu Lagi,” terusnya peserta didik SDN 32 talang kelapa berjumlah (1.115) dan tentang tidak masuk data dapodik salah satu karena ada beberapa yang ganda kartu keluarga(KK) dan itu kendalanya belum terdaftar masuk dalam dapodik di sekolah dan karena ini juga hal jadi pertanyaan pihak pelaksana (mbg) melaporkan ke dinas pendidikan banyuasin.

“Ketika saat itu kepsek langsung menerima mengangkat telpon dari pihak pelaksanaan (mbg) dan katakan juga bahwa pihak sekolah telah beli air minum (Mega Vin), sehingga sampai Rp.400.000 ribu rupiah, dan juga beliau mengharapkan harusnya vendor pelaksana (mbg) serta pihak sekolah agar dapat saling lindung dan melindungi, Bebernya kepsek.

Sementara itu lanjut mendatangi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) tempat pelaksanaan penyedia makan bergizi gratis (mbg) yang untuk di konfirmasi pada waktu itu dan dugaan juga seakan menghindar,” karena itu yang menurut stafnya lagi sibuk tidak bisa menemui dan hanya berikan nomer telpon.hp pihak terkait (mbg)

Ketika pada saat di hubungi oleh tim awak media pelaksana mbg berulang kali di telpon selalu tidak di angkat dan respon yang melalui Via SMS WhatsAp singkat sampaikan kalau untuk jumlah pemberian (mbg) saat kondisi sekolah tidak berjalan normal seperti sekarang sedang class meeting itu fleksibel pihak sekolah mau menerima atau tidak dan mengurangi jumlahnya berapa tergantung hari itu, serta wilayah tidak seluruh Banyuasin di beberapa sasaran saja, juga air minum tidak di sediakan (mbg) mereka bawah sendiri.

Didik sebagai kordinator wilayah (korwil) talang kelapa banyuasin saat di konfirmasi di hubungi lewat telepon. Via WhatsApp singkat yang katakan itu dana memang anggaran dari apbn, kalau pihak sekolah dan kami hanya di minta data.

Adapun,” penentuan siapa- siapa vendor untuk setiap kelompok sekolah kami tidak tahu karena biasanya untuk mereka selaku pelaksanaan mbg yang langsung MOU dengan sekolah,dan di ketahui sudah berjalan sekarang di beberapa SD serta smp yang kurang lebih jumlah murid hanya (tiga ribu) saja secara bertahap. Ungkapnya. (AL)

About Post Author

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article