ORBITNEWS.co.id- Palembang- Terhubung dengan terkait pemberitaan diduga adanya pungutan Dana serta ditahan ijazah siswa dari kelulusan peserta didik di masa pelajaran 2020/2021 di sekolah dasar negri 120 palembang. kecamatan sukarami kota Palembang provinsi Sumatra selatan. Hari Rabu (03/11/2021)
Adapun,, adanya tindak lanjut pemberitaan hari senen (01/11/21) tersebut yang belum diterimanya berkas berharga (Ijazah) siswa tersebut yang dikeluhkan dari narasumber salah satu wali murid siswa
“Sementara itu juga selaku dari wakil rakyat ketua DPRD kota Palembang Zainal Abidin dipintai tanggapannya hal tersebut saat dihubungi melalui pesan singkat via wahtsApp di sampaikannya bilah mana benar terkait pemberitaan terjadi pungutan untuk pengambilan ijazah tersebut sangat di sayangkan kita sesalkan sekali,dan Karena juga sudah dikonfirmasi dengan kepala dinas terkait dalam hal ini dinas pendidikan kota Palembang dan juga sudah kita ketahui bahwa sudah mencakupi ijazah ditanggulangi dari dana BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) tersebut.
Sambungnya lagi wakil rakyat dari partai Demokrat ini dengan juga kita menyuruh dinas terkait untuk dipertanyakan dengan pihak sekolah bersangkutan terkaitan apa yang di beritakan dan apa bila ada pungutan harus di jelaskan untuk apa, dan juga melalui wahtsApp disampaikan dinas pendidikan bahwa tidak ada dana untuk pengambilan ijazah tersebut Gratis sudah ada peruntukannya didana bos tidak diperbolehkan pungutan di sekolah, serta kita harapkan juga kepada masyarakat harus cerdas harus tahu untuk apa dan kalau ada hal-hal demikian disampaikan kepada kami anggota DPRD kota Palembang melalui komisi dalam bidang dan dapil masing-masing. ucapnya zainal Ketua DPRD Palembang.
“Disaat di komfirmasi zulinto sebagai kepala dinas pendidikan (kadisdik) kota Palembang melalui pesan singkat via wahtsApp juga menyampaikan tidak ada pungutan apapun termasuk pengambilan ijazah dengan ada bayaran disebutnya, semuanya kalau memang ada biaya penulisan ijazah misalnya itu sudah diatur dalam dana bos dan untuk itu sampaikan kepada kapsek atas arahan saya agar ijazah segera diberikan kepada anak tersebut Gratis.
Kemudian lanjutnya zulinto pada saat ini kita akan segera panggil untuk di mintai ke terangan dari kepala sekolah tersebut berkaitan dengan kejadian ini, baru kita akan berikan sangsi dan kita lihat dulu hasil panggilan. Katanya zulinto. (Red/Alek)




