24.5 C
Indonesia
Selasa, April 21, 2026

Diduga Proyek Siluman We Gombel, Wilayah Kecamatan Talang Kelapa, Langgar UU (KIP) Nomer 14 Tahun 2008 Tentang Informasi Publik

Must read

Banyuasin,Orbitnews.co.id. Terkait pembangunan banyak di kerjakan pengecoran jalan yang khususnya wilayah kecamatan talang kelapa yang adanya tidak ada temukan plang anggaran di titik beberapa lokasi pekerjaan cor jalan dan diduga juga proyek siluman we gombel yang untuk dikerjakan pada malam hari di jalan komplek griya purna wira asri/ BTN di kelurahan sukajadi kabupaten Banyuasin provinsi Sumatra selatan. Selasa (24-12-2024)

Tertuang hak layak banyak untuk suatu program rencana ketahui publik kegiatan pembangunan jalan yang harusnya dari awal di mulainya pekerjaan pengecoran jalan hingga selesai seharusnya tetap terpasang plang anggaran proyek tersebut sebagai mana bagi masyarakat memperoleh informasi publik,dan upaya bisa menjamin haknya warga negara semestinya mengetahui dugaan melanggar UU (KIP) nomer 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik

Berdasarkan informasi warga hasil pantauan dari temuan tim awak media di lapangan di titik lokasi proyek tidak ada temukan memasang plang anggaran, dan juga dugaan oknum pihak terkait sengaja abaikan gunakan papan informasi proyek sebagaimana upaya anggaran dana bersumber nilai kontrak agar tidak dapat di konsumsi publik.

Kenapa tidak,” dari narasumber beberapa warga setempat yang tidak mau sebutkan namanya ini (er) yang sampaikan, ada apa,? halnya ada pengecoran jalan di perumahan purna wira asri/BTN dalam melakukannya pekerjaan tersebut malam hari di perkiraan kurang lebih sampai sekitar jam 01 wib. pada tengah malam dini hari tanggal (22-12-2024) dan dugaan juga terasa aneh serta bingung setiap suatu pekerjaan ketahui setidaknya mulai pagi/siang hari, bukan malam hari atau tengah malam,” yang mana terlihat seakan asal- asalan pembangunan jalan akan khawatirkan yang hasil kurang maksimal

Tambahnya,” kembali karena hal itu menurutnya tidak temukan papan proyek terpasang dan itu sebab warga jelas untuk volume, nilai kontrak dari anggaran apbn atau apbd tidak mengetahui,” yang apa pokir nya dewan,? dan karena itu tentunya sudah tugas pihak-pihak terkait dalam hal ini juga masyarakat yang berharap bagi aparat penegak hukum (APH) agar lebih tegas lagi. Bebernya

Adapun,” salah satu narasumber warga yang namanya tidak mau sebutkan (dm) katakan seakan keluhkan jalan yang baru saja di cor telah mengalami ke retakan yang jalan sudah dari pertama pengecoran hingga sekarang retak terlihat dan kalau untuk berkaitan papan proyek selama jalan pengecoran tidak terlihat sama sekali.ungkapnya

Apriansyah sebagai kepala dinas PU’PR Banyuasin yang akan di konfirmasi mencoba beberapa kali menghubungi melalui hp, telepon selalu tidak terhubung

Sementara itu juga hingga berita ini layak hak publik, awak media tim lanjut coba hubungi selaku PPK yang melalui telpon. Via what’App sms singkat untuk konfirmasi suatu pemberitaan berimbang yang seakan-akan tidak ad merespon.

(Herwan Rivai)

About Post Author

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article