21 C
Indonesia
Selasa, April 21, 2026

Diduga Terkait Pembebasan Lahan, Belum Dilebarkan (BBPJN) Jalan Nasional Palembang/Betung Km,14 Dan Jembatan Alih Fungsi Parkir Mobil Gede

Must read

Banyuasin, orbitnews.co.id -Terkait bangunan jembatan air gasing terbengkalai dirasakan warga setempat bagi pengguna yang melintasi jalan nasional kM,14 Palembang/Betung yang sering mengalami kemacetan panjang kendaraan tepatnya mulai simpangan Y, menuju jembatan air gasing yang berada di kelurahan Sukajadi kecamatan talang kelapa kabupaten Banyuasin provinsi Sumatra selatan. Sabtu (28/05/2022)

Pada halnya pembangunan kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PU’PR) dan balai besar pelaksana jalan nasional (BBPJN) provinsi Sumatra Selatan untuk pekerjaan jalan Nasional Palembang-betung telah dikerjakan tahun 2020 dalam pelaksanaan perbaikan jalan nasional yang pada tahun 2021 selesai pekerjaannya.

Berkaitan dari keluhan warga dialami masyarakat pengguna melintasi jalan nasional Palembang-Betung KM,14 adanya seperti penyempitan pada ruas jalan yang terjadinya kemacetan panjang kendaraan dan disebabkan itu peruntukan dibangun jembatan dilebarkan sebagian tolak ukur belum merasakan manfaatnya bagi masyarakat banyak pengguna jalan.

Terlepas yang disampaikan dari narasumber warga setempat (Ak) namanya yang tidak mau di sebutkan ini diduga juga banyak persimpangan kaitan hanya menjadi suatu ajang saja (MSAS) kenapa tidak juga jembatan telah dibangun tak bermanfaat jadi tersia-siakan selama ini akibat pada pelebaran bahu jalan KM,14 yang belum dilebarkan sehingga terjadi penyempitan pada badan jalan

“kembalinya lagi halnya pada pihak-pihak terkait sudah jelas lakukan pengukuran titik koordinat sampai jembatan air gasing sementara jembatan sendiri untuk pelebarannya telah lama dibangun tapi sangat disesalkan sekali Pelebaran jalan hanya sebatas simpang Y selama ini semestinya juga pelaksanaan tahap dikerjakan sudah selesai sampai jembatan pelebarannya dan oleh sebab itu dalam pelaksanaan jalan Nasional Palembang-betung tahun 2020 yang sumber dana APBN sudah menelan dana tidak sedikit hingga mencapai Ratusan Miliaran.

Lanjutnya,” mirisnya lagi pada jembatan seakan beralih fungsi yang terlihat menjadi tempat parkir mobil beratnya tonase tepat di atas jembatan air gasing dan sangat sayangkan jembatan yang dibangun tahun 2019 perkiraan habiskan dana hingga Miliaran dan sehingga kegunaan peruntukan manfaat jembatan tersebut tak jelas terasa sangat merugikan masyarakat banyak selama ini. ungkapnya Dia warga

“lurahnya Sukajadi Haliman tori selaku yang punya wilayah sesaat dihubungi dimintai keterangan melalui TLP via WhatsApp singkat katakan pada pembangunan yang dilaksanakan dari balai besar dan hubungannya sering ada mobil parkir di atas jembatan itu tidak ada yang beri izin atau koordinir sedangkan untuk jembatan sendiri dibangun tahun 2019 dan karena tidak berfungsi jembatan di sebabkan belum pelebaran sampai jembatan untuk tahap penimbunan pada sisi bahu jalan yang sudah selesai dibebaskan negara

Laginya,” yang sebenarnya untuk pekerjaan pelebaran jalannya dari pos depan mini market (mm) jembatan sampai simpang Y yang terus KUA dan juga seharusnya pelebaran sudah selesai tahun 2021 yang lalu tapi kenyataannya belum dilebarkan yang kemungkinan berarti duitnya belum ada Katanya Haliman lurah sukajadi

Tambahnya juga Arifin nasution sebagai camat talang kelapa saat dijumpai di kantornya katakan balai besar pelaksana jalan nasional tahun 2020/2021 dalam pelaksanaan rencananya pada saat itu yang pelebaran jalan sampai jembatan tetapi dikarenakan uangnya tidak cukup makanya itulah hanya sampai simpang Y dan untuk masalah pembebasan lahan ganti/rugi sudah selesai. tuturnya pak camat

“Agus sebagai pengawas balai besar ditemui di tempat kerjanya saat dikonfirmasi awak media mengatakan masalahnya lahan yang akan pelebaran jalan sudah pembebasan belum, dan makanya dari pada itu coba untuk komfirmasi pada bupati atau pihak terkaitnya dahulu tanyakan halnya pembebasan yang sudah siap apa belum dan kalau sudah kita siap bangun tapi bila belum dibebaskan kami pun tidak bisa membangun dan sebab itu juga informasi yang kami dapat mengenai belum selesai pembebasan lahan ganti/rugi terjadi selama ini. ungkapnya Agus pengawas.

(Red/Alek)

About Post Author

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article