21 C
Indonesia
Kamis, April 23, 2026

Plafon Ambruk RS. Pratama Sukajadi, Dan Tanpa Plang Proyek Bangunan Ruangan ICU/ Isolasi Diduga Langgar UU, No.14 Tahun 2008 (KIP)

Must read

Banyuasin,Orbitnews.co.id – Terkait salah satu ruangan di rumah sakit pratama sukajadi mengalami pada plafon gypsum ambruk, diduga akibat kerusakan tidak adanya perawatan sama sekali selama ini hingga terjadi ambruk plafon di RS. Pratama sukajadi dan juga pembangunan ruangan ICU serta ruang Isolasi yang tidak ada dipasang plang proyek yang berada di kelurahan tanah mas kecamatan talang kelapa kabupaten Banyuasin Sumatra selatan. Selasa (13/12/2022)

Berlandaskan dari temuan hasil pantauan yang di himpun dari awak media ini di lapangan terlihat kondisi plafon gypsum sebagian sudah berjatuhan kelantai ada yang masih di atas tergantung sehingga beruntung tidak ada korban, dan sebab itu juga dugaan telah lama tidak ada di jalankan perawatan gedung di RS. pratama sukajadi dan sangat  di sesalkan yang terjadi sebagai mana pelayanan bagi masyarakat banyak tentunya nanti takut ke jadian sampai menimpah para pasien yang sedang dirawat saat melakukan pengobatan .

“Adapun,” proyek yang sedang di bangunan ruangan (ICU) serta ruang isolasi dalam pekerjaan tidak ada di pasang plang proyek guna upaya dapat diketahui hak layak banyak yang bersumber dana nilai pagunya, dugaan juga telah melanggar UU Nomer 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan informasi publik (KIP).

Dr. Utci sebagai direktur rumah sakit Pratama sukajadi ditemui saat konfirmasi di ruangannya mengatakan untuk masalahnya plafon gypsum kerusakan nanti akan di perbaiki setelah bangunan di atas selesai dan ambruk plafon akibat juga adanya pekerjaan di atas yang di bangun ruangan ICU dan ruang isolasi yang mana RS. pratama sukajadi sudah tipe D untuk melengkapi persyaratan kerjasama dengan BPJS.

“Lanjutnya lagi kalau mengenai perawatan gedung rumah sakit itu semua dari dinas dan kami tidak punya anggaran bila ada yang rusak sesuatu lainnya kami hanya mengajukan semuanya anggaran kembali ke dinas kesehatan (Dinkes) dan coba juga tanyakan langsung juga ke dinas tentang anggaran dan plang proyek yang dibangun. Jelasnya dr. Utci

Sementara Dr Rini sebagai kepala dinas kesehatan kabupaten Banyuasin pada saat dihubungi selalu saja tidak pernah merespon berkaitan masalah ini.

“Pada itu juga dihubungi Dhanny sebagai Kabid Sumber daya kesehatan (SDK) melalui hp. telepon singkat saat di konfirmasi yang menyampaikan dugaan merasa kesal karena adanya kritikan dan pemberitaan awak media yang seakan selalu di salahkan terus oleh masyarakat dan katakan juga sudah males mengurusi rumah sakit sukajadi disoroti terus bagai mana bisa maju. Ucapnya

Jadi RS.pratama sukajadi belum ada anggaran sendiri kalau dana bantuan operasionalnya ada tapi tidak seberapa, maka itu kita berusaha dorong penuhi fasilitas masih kurang untuk kerja sama dengan BPJS sebab itu belum maksimal jadi kesulitan kita karena uangnya tidak ada.

Terusnya Dhanny tentang proyek yang di bangun ruangan ICU dan ruang Isolasi tersebut adalah tender yang perkiraan kurang lebih mencapai Rp.290.000.000 atau Rp.300.000 juta karena dia lupa waktu itu dan sumber dana anggaran APBD perubahan yang di ambil dari sisa gaji serta berbagai macam kita selipkan masuk di sana. Ujarnya Dhanny

Lainnya sesaat di sampaikan juga keterangan dari Pak Yani sebagai humas di rumah sakit di jumpai sampaikan memang sudah lama alami kerusakan ada hitam-hitam terjadi basah selama ini di tambah ada proyek yang  lagi di kerjakan . Ungkapnya. (RED.AL)

About Post Author

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article