21.4 C
Indonesia
Kamis, April 23, 2026

Miris, SMPN 6 Ta.Kelapa, Menumpang Ruang Kelas SD DiDuga Akibat Lahan Sengketa

Must read

Banyuasin, Orbitnews.co.id – Terkait dunia pendidikan hal utama bagi pemerintah pusat pendidikan dan kesehatan yang tentunya dianggarkan dari dana Apbn 20 persen yang telah di gelontorkan setiap tahun,

Tetapi yang terjadi di SMPN 6 talang Kelapa kurangnya ruang kelas hingga murid menumpang 10 ruang kelas sekolah dasar (SD) negri adapun juga lahan sekolah mengalami sengketa berada di wilayah kecamatan talang kelapa. kabupaten banyuasin. provinsi sumatra selatan. Rabu (08/03/23)

Berlandaskan keluhan warga dari informasi hasil pantauan kroscek di lapangan awak media ini juga di sampaikan warga AT (45) yang dugaan masalah lahan sekolah SMPN 6 talang kelapa selama ini jadi sengketa, dan kenapa tidak,” harusnya sudah di bangunkan ruang kelas, hingga tidak perlu menumpang

“Lagi lanjutnya padahal banyak  dana bantuan luncurkan program dari pemerintah pusat bagi dunia pendidikan, dan oleh sebab itu yang lahan masih sangat luas dan layak dapat di tambah ruang kelas sehingga bisa menampung murid penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan tentunya sangat di butuhkan masyarakat bagi murid peserta didik yang akan lanjutkan bersekolah.

Susi selaku kepala sekolah saat di konfirmasi sampaikan bahwa tidak ingin di publikasikan hal-hal negatif tentang sekolahnya yang menurutnya juga citra sekolah sudah bagus dan lebih lengkapnya harus mintak tanggapan kepala dinas berserta korwil masalah ini mereka lebih paham.

Adapun,” saya sudah telpon pak kadis untuk segala macam tidak usah di bicarakan lagi, sebab ini sudah ada yang bertanggung jawab penuh untuk pelaksanaan SMPN 6 talang kelapa, dan karena posisi kami bisa di bilang tidak standar yang lazim, jadi sudah di pesankan orang dinas atau pemangku kepentingan yang beritahukan kalau ada bertanya masalah lahan tanah bilang saja tidak tahu hanya menerima kunci, dan sudah di wanti -wanti juga kata kepala dinas kalau ada bertanya-tanya hal ini di suruh menghadapnya. Ungkapnya

Aminuddin sebagai kepala dinas pendidikan banyuasin pada saat dijumpai mengatakan di bangun gedung sekolah tersebut tahun 2019 dan karena kurang ruang kelas murid jadi menumpang di dua sekolah dasar negeri yaitu kelas 8/9 di SDN 32 empat ruang kelas dengan SdN 1 enam ruang kelas jadi total 10 ruang kelas.

“Sementara itu kaitan masalah lahan sekolah tersebut sudah selesai yang mana telah di hibahkan ke pemerintah daerah sehingga baru bisa di bangun dan pada tahun 2023 ini akan jadi perioritas dari dana alokasi umum (DAU) perkiraan diangka dana 60 M hampir sama pada tahun 2022. Ujarnya. (RED/Tim)

About Post Author

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article